Peran Mahasiswa perikanan terhadap masyarakat nelayan (memperingati hari nelayan 6 april 2013)

Sebagai mahasiswa perikanan jika ditanya apakah kita mengerti tanggal penting seperti peringatan hari nelayan setiap tanggal 6 april ? Mungkin hanya segelintir mahasiswa yang tahu. Bukanlah sebuah perayaan akbar yang diharapkan nelayan dalam momentum peringatan hari nelayan. Tetapi sebagai titik dimana semua kalangan menyadari keberadaan nelayan sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang membutuhkan perhatian dalam peningkatan kesejahteraan mereka. Sudah selayaknya nelayan Indonesia sejahtera.

Dunia mahasiswa saat ini hanyalah berkutat dengan kegiatan kuliah – praktikum – nongkrong dan lain sebagainya. Kegiatan keorganisasian bukanlah menjadi prioritas utama. Alasan sibuk, tidak ada waktu menjadi hal lumrah. Mahasiswa sekarang ini seakan tidak pernah berinteraksi dengan masyarakat. Padahal mahasiswa dikenal sebagai kaum intelektual yang diharapkan masyarakat sebagai pencerah dari segala permasalahan yang ada. Bukan tidak mungkin, mahasiswa perikanan malah tidak mengerti apa sesungguhnya perikanan itu. Miris sekali.

Mahasiswa perikanan belum tentu pernah berinteraksi dengan masyarakat pesisir dan nelayan. Nelayan, punggawa terdepan protein bangsa seakan semakin terlupakan oleh kemajuan zaman. Tengok saja kehidupan mereka yang jauh dari kata sejahtera. Menurut data BPS masyarakat pesisir dan nelayan termasuk dalam kalangan termiskin di tanah air. Nelayan indonesia terhimpit permasalahan sosial,ekonomi dan teknologi. Disinilah peran mahasiswa dibutuhkan sebagai “agent of change”. Mahasiswa perikanan sebagai sumberdaya manusia terdidik alangkah lebih mulia memberikan pengetahuan di bangku kuliah dalam bentuk pelatihan, pendampingan maupun penyuluhan. Selama ini, tidak dapat dipungkiri rendahnya kualitas SDM berpengaruh terhadap kesejahteraan. Nelayan memang tidak mungkin dipaksa untuk mengenyam pendidikan formal seperti mahasiswa. Keterampilan praktis seperti penggunaan alat tangkap ramah lingkungan, penanganan hasil tangkapan, pengolahan hasil perikanan, maupun kegiatan budidaya bisa kita lakukan dalam menjalankan peran sebagai mahasiswa. Selain itu, anak-anak nelayan menjadi investasi masa depan bangsa sudah patut untuk diperhatikan. Melalui kepedulian kita untuk memberikan edukasi, permainan, maupun bantuan alat tulis sekolah perlahan akan meningkatkan semangat belajar mereka.

Saat ini tidak hanya peran pemerintah yang dibutuhkan dalam memajukan sektor perikanan, kita sebagai generasi penerus mempunyai kewajiban untuk ikut berperan aktif. Pemerintah tidak akan mampu bekerja sendiri. Bukan lagi saatnya kita untuk berdemo yang tidak jelas arah, saatnya kita terjun ke masyarakat. Terkadang demo mengkritisi kebijakan pemerintah,menyuarakan kepentingan rakyat penting untum dilakukan. Tetapi karya nyata kita di masyarakat yang lebih dinanti. Sekarang tinggal bagaimana pilihan kita. Tetap diam atau bertindak !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s